Monthly Archives: March 2013

Keke keke kuh! (Tawa Iblis)

1. Aku sudah sibuk di dunia nya
2. Aku sudah setengah tahun lebih ga update tentang si neng YUI, dan jejepangan lainya
3. Lagi sibuk ngesub, belajar pemrograman lua, efek kara dan lainya, kadang masih suka utak-atik flash atau VB Ms. Ppt
4. Sekarang j-music lagi tertarik ke supercell/egoist
5. Pengen sekali posting diblog terus, tapi malas ngetik alias cuma ditulis kertas banyak sekaleee sampe bingung yang harus kupost dulu yg mana
6. Proyek konversi blog ke VN dan LN
7. Lagi galau kehilangan si dia, lalu sadar bahwa satu-satunya keinginanku yang sampai selama ini tidak kudapat adalah aimonogatari, meski aku dapat banyak hal yang lebih berharga dari itu.
8. Tugas akhir haha..haha..ha.. Ya kapan nih kugarap??? #Baka #Baka
9. Aku melakukan sesuatu karana #perintah #kesenangan #tertarik #Seseorang. kalau dari keempat itu tidak terpenuhi sudah pasti aku tak kan mengerjakan. Ya begitulah…
10. Cari pekerjaan? Plis deh, ngapain nyari, kalau mau aku bisa kerja dimana aja, sampai bingung enaknya kerja apa. Semua pekerjaan mulia asal tidak melanggar larangan, iya kan?
11. Aku masih sama, aku masih suka trial and error meski banyak errornya.
12. Eh kabarnya LN dan VN nya gimana??? Lupa hehehe.. Maklum kebanyakan tidur
13. Kamu ga kasihan sama ortu dan rindu kawan-kawan dulu? Ngapain! Emang ada yang rindu aku!??!! Aku mati pun ga ada yang kehilangan, sebenarnya rindu sama ortu, tapi ya tahu sendiri kan, konfrontasi belum selesai
14. Impianmu tentang masa depan apa? Ga punya,carikan dooong…
15. Mau menikah dengan siapa? Kekasih+partner hidupmu? Aku kan udah bilang Tidak mungkin aku bisa mencintai seseorang, tapi aku ingin tetap dicintai. Kalian tidak merasakanya, kalian tidak akan mengerti.
16. Lalu sekarang hidupmu/tujuanmu hidupmu untuk apa? Untuk menjalankan perintah
17. Perintah dari siapa? dari yang menciptakan aku di duna ini; Alloh

Advertisements

Koimonogatari;Prototype v.1.2

“Adakah seseorang yang benar-benar kau sukai? Siapakah?” Aku tak pernah bisa mengatakanya. Tak ada seseorang bagiku yang benar-benar bisa membuatku mencintai. Aku tidak tahu bagaimana cara mencintai seseorang. Bagaimana cara mencintai seseorang? Tak ada orang yang menjawabnya. Lagipulaapa untungnya aku mencintai seseorang, kalau hanya untuk pelampiasan emosi temen curhatdll bukankah orang-orang yang berada didekat kita cukup.

Aku terlalu berbeda, sangat tidak normal, dan aku suka ketidaknormalanku. Kalau ada orang yang menganggap memperlakukan aku secara normal, aku menjadi tertawa, lucu saja. Karana “dekat”ku sejak dulu memperlakukanku sebagai manusia tidak normal. Aku berfikir mungkin aku akan jatuh cinta dengan orang yang kawai tapi juga tidak normal. Kalau teman-temanku sibuk sms-an dengan pacarnya atau dengan orang yg dia inginkan, aku lebih suka sibuk dengna diriku, menyelesaikan pikiranku dengan cerita.

Saat orang-orang galau karna lawan jenis, aku galau karna aku ga bisa menyelesaikan suatu pekerjaan, kesulitan memhami dll. Aku ingin bisa membuat sesuatu skenario tentang kehidupan dimana semua sesuai dengan kendaliku, hahaha..Gila nih!

 

“Apakah dengan melupakanmu semua akan baik-baik saja?”

Apakah dengan mencintai seseorang aku akan bahagia? Karna aku tidak punya sesuatu yang bisa membuat orang suka padaku. Bagian diriku yang mana yang kau sukai? Aku mencintai diriku pada bagian yang kini telah kuhilangkan. Aku benci diriku yang sekarang. Tapi dengan ini, aku bisa menjadi diriku yang kuhilangkan.

 

Musim panas dengan payung, berjalan di senja saat kita pulang bersama. Meski kita tahu, kita tak akan lama lagi bersama. Kau akan pergi jauh dariku, meninggalkan tempat disini beserta semua kenanganya. Bagaimana aku melupakanmu, aku tidak bisa mengatakan apa yang sebenarnya ingin kukatakan. Aku tak ingin berpisah denganmu, aku mengenalmu lebih lebih dan lebih. Aku tak datang saat kau pergi dari tempat ini, berapa banyak kata yang harus kutahan sampai sekarang. Aku tak lebih baik, semakin memburuk. Aku tak lama lagi, akankah kau datang terakhir kalinya. Pada akhirnya.. Akulah orang yang sebenarnya meninggalkanmu

The Begining Ceremony of Arc

Dulu, jauh sebelum aku mengenalmu, aku pernah mengenal orang lain. Dia adalah orang yang sangat ku hormati da ku percayai. Meski sekarang aku selalu berfikir kita seharusnya tak pernah bertemu. Dia mengajariku banyak hal, mulai dari memebaca iqro, memasak bola ketan, melempar mata kail dan berlari meraih mimpi. Satu sisi aku menyukainya, satu sisi aku ingin menjadi sepertinya, satus sisi aku tak ingin terus bersamanya. Kenapa? Karna ku merasa kalau aku terus didekatnya aku hanya akan hidup dalam bayang-bayangnya tanpa mengenal siap diriku. Perlahan aku mulai mencoba lepas diri darinya tapi, setiap aku meraih keberhasilan meski dalam hal kecil, orang yang pertama ku ingat adalah dia. Alasan aku ingin menjadi meraihnya karna ingin seperti dia bersaing denganya. Kurushi, totemo kurushiku da ne!

satu sisi ingin berada disisnya, sau sisi ingin dia hilang dari hidup

Ya, benar, waktu pun berlalu, aku tak bisa menolak kalau aku membutuhkanya. Mereka bilang itu cinta, tapi aku menyebutnya dengan dendam, aku tidak ingin dia ada, karna aku mengakui bakatnya, seberapa jauh aku raih dia pasi meraih yang lebih baik, aku marah sangat membenciya. hingga akhirnya hal yang ingin kuraih dan yakin jika aku meraihnya maka kisah ini akan owari. tapi, lagi-lagi, seberapa kuat usahaku, sebrapa besar aku tetap tak bisa melampuinya, itu sangat menyebalkan karna ia meraihnya dengan mudah sedag seberapa besar pengorbanan yang kulakukan malah tak membuahkan hasil. aku lelah aku ingin berhenti. dan aku benar benar berhenti, akhirnya..

Aku berhenti, aku menyerah, tapi dia tidak pernah menyerah. dan hasilnya sudah pasti. Dia berdiri jauh dariku, terlalu jauh, aku tak bisa menggapai, suaruku tak pernah lagi sampai padanya. Dia pun saat menoleh kebelakang juga tidak pernah melihat meski cuma bayanganku. Kita sekarang benar benar berbeda.

Mengejarnya lagi, seperti mengalahkan sistem lambda driver dengan arm slave biasa atau M9. Tapi bagaimana selanjutnya? Aku tak tahu? mereka pikir aku punya bakat, mereka mendorongku sejauh ini, aku belajar keras, susahnya mengingat itu sama dengan susahnya melupakan. Aku tak bisa lagi, aku kehilangan, kehilangan apa yang sebenarnya ku cari

Wujud kebahagian pun berubah [lagi]

Sore itu, aku bertemu denganya. Aku hanya bisa menunduk saat dia melangkah di dpanku. kami menyadari posisis masing masing. Semua tak kan sama dengan yang dulu. semua hal berubah, tapi yang paling banyak berubah adalah aku. Jurang yang memisahlkan kita. jarak yang membuat aku tetap ada. Dia pergi dengan semua kemuliaan dan aku kehilangan apa yang selama ini aku raih.
Aku bukan siapa-siapa sekarang, Aku juga tidak punya apa-apa. tapi cahaya yang menuntunku tetap ada.

Itu alasan semua kenapa aku ingin menjai Survivor
(Hossam Shirokumo – War survivor 3)

One part of me #2

Seseorang tidak akan tetap sama dari awal, da akan berubah, saat seseorang berubah, Bisakah kau mnerima perubahanya, apakah masih bisa hubungan ini dilanjutkan sedia kala?

Aku tak kan pernah bisa menerima perubahan seseorang, bagaimanapun dia berubah, aku akan menyukai seperti yang dulu. Tapi aku akan menganggapnya diri yang baru, orang baru, yang akan ku kenal.

Sudah kuduga kau pasti akan berkata begitu.
Kau sekarang sama sekali tak mengenalku
Tapi aku tahu semua tentangmu
Meski demikian kau terus saja berharap seperti dulu. Aku sudah berubah, aku hancur, Aku sudah tak bisa melanjutkan lebih dari ini, aku tak bisa bertahan lagi, sudah cukup aku ingin berhenti. jangan ganggu aku. Aku tak mungkin lagi bisa mencintai seseorang. Beri tahu aku, aku tak tahu harus bagamana selanjutnya, setiap ku coba membangun kembali puing-puing serpihan jiwa ini selalu berakhir sama. Hei..katakan sesuatu aku tak bisa lagi, aku tak bisa lagi menggerakan tangan dan kakiku berlari seperti saat itu. Nafasku sudah mulai sesak, jantungku melemah, aku tak bisa, katakan! Katakan sesuatu! Jangan diam saja.
Meski demikian, aku ingin seseorang mencintaiku. Meski aku sudah kehilangan senyum itu.

Ma’af. disaat seperti itu aku tak ada disisimu. Dan sekarang kau hancur. Aku sama sekali tak mengenalmu,aku mencintaimu tapi tak ada jalan kita untuk tetap bersama. Ada saatnya semua harus berakhir. Ya benar, aku hanya mencintai dirimu yang dulu. Aku tak kan pernah menerima dirimu yang sekarang

Begitu.. Jadi ini akhir ya.
Kisah yang sama ya.
Pernahkah kau mendengar kisah Bunga Rumput Liar? Kalau belum pernah akan ku ceritakan padamu
Kisah sebuah benih yang terbawa angin. Lalu ia jatuh di tempat asing, ditengah padang yang tak pernah satu pun orang menyentuh tanah itu. Hingga ia tumbuh, mulai tumbuh diantara ruput-rumput yang ia tak mengenalinya. Dia harus bersaing bertahan hidup ditengah persaingan air, cahaya matahari dan sebainya. Berhari-hari selama yang ia lakukan hanyalah bersaing bertahan hidup higga akhirnya ia bisa sejajar dengan rumput-rumput. Kelihatanya semua brjalan lancar, tapi ia lupa satu hal. Ia seorang diri, ia tak punya teman, ia lupa berbunga. Setelah itu meski ia memenangi dan mampu bertahan hidup akhirnya ia meyadari yang hilang dari hidupnya. ia lupa, Apakah kau tahu apa selanjutnya yang terjadi? Ada dua versi, tergantung kau ingin yang mana?

Versi pertama. Bunga itu terus tumbuh tanpa menyadari dirinya, lalu ia menjadi besar dan menjadi tempat berteduh dan tempat bersarang dan menjadi psat kehidupan yang baru di padang itu. Darinya ada banyak kehidupan baru yang berjalan beiringan denganya.

Versi kedua, ku yakin kau tak ingin mendengarnya, bukan! Tapi aku tak ingin menjadi dua versi tersebut bagiku kedua versi tersebut sama saja, ia tetap tak bisa menemukan apa yang ia butuhkan. Ia mendapatkan banyak yang ia inginka, tapi apa yang sebenarnya a butuhkan ia tidak mendapatkanya.

Seberapa kuatkah kau bisa bertahan, dimakan kesunyian malam, sendiri menunggu fajar, dalam heningm mengiris hati, mencoba menggapai apa yang bisa digapai tangan tapi tak pernah bisa sampai. Itu adalah batas.

Berapa lama lagi kau bisa bertahan, hingga kau bisa tidur dengan tenang..

%d bloggers like this: