Monthly Archives: December 2012

Ashita Jibun ni au Tame ni

a23

Saya adalah hamba Allah yang berjenis kelamin laki-laki, saya telah melalui banyak hal yang cukup membuat saya menjadi lebih dewasa. Saya manusia biasa tinggi 155 cm berat 45 Kg, pendidikan terakhir masih belum juga lulus kuliah dan terancam DO, tapi saya percaya  ini semua tidak mustahil bagi saya. Saya tahu tugas saya di dunia ini, saya akan terus berusaha meningkatkan kualitas ibadah saya, Saya akan menambah ibadah saya dengan ibadah sunah, sholat rawatib, puasa senin kamis, membaca kitab., saya harus lebih sabar dan mampu mengendalika emosi yang meledak-ledak, Saya akan akan kembali berjuang seperti saat itu meski sekarang saya sudah ga pernah ikut halaqoh. Saya akan mengurangi aktivitas tak berguna saya dan menggantinya dengan membaca banyak buku tentang islam dan mendengarkan banyak kajian, Saya juga akan berusaha untuk menundukan pandangan menjaganya agar kelak bisa memandang yang indah-indah disurga.  Saya akan mulai mengamalkan apa yang sudah pelajari dalam kehidupan sehari-hari. Saya akan bangun pukul 3, sholat tahajud, berusaha menjaga shalat berjamaah 5 waktu di masjid.  Saya akan mulai lagi mengerjakan tugas akhir, lalu ke kampus konsultasi dan sebagainya. Saya akan mulai mencari pekerjaan. Saya akan berusaha memaafkan kesalahanya, saya akan kembali,pulang dan tak perlu menjelaskan semua karena mereka menanti saya. Saya tidak peduli berapa banyak beban yang akan saya pikul, saya manusia, saya akan menerima semua. Saya yang sekarang memang tak punya impian, tapi saya akan berusaha mewujudkan impian orang lain sambl menentukan impian saya. Saya akan mulai mencar pendamping hidup atas dasar syariat meski saya belum punya keinginan untuk menikah. Saya akan mulai lagi mengukir impian masa depan. Saya tak masalah mendapat pekerjaan macam apa tukang sapu jalan, tukang bangunan, petani tak masalah karena kemulian itu ada disisiNYA. Saya kembali berdakwah, meski sendirian, silahkan pandang saya tak pantas, hina dan berbagai kerendahan lainya, tapi saya akan tetap berjalan di jalan ini. Saya memang sakit-sakitan fisik dan jiwa, tapi itu semua tak menjadikan alasan bagi saya. Saya bentar lagi akan memasuki kedewasaan, saya akan mengisi sisa-sisa masa mudaku dengan yang lebih bermamfaat, seperti membaca buku, berkarya. Saya akan memantaskan diri dengan yang kuinginkan.

Selagi masih ada waktu, sebelum semuanya berakhir sia-sia, aku tak kan pernah membiarkan waktu-waktu masa mudaku berlalu begitu saja, aku akan mengisinya dengan kenangan yang indah dan bermakna. Saya hamba Alloh, saya tahu darimana saya berasal, saya tahu tujuan saya diciptakan di dunia ini, saya akan bermuamalah, saya akan mulai menyibukan diri, saya tahu saya yang sekarang sudah terjatuh paling dalam, dan tak ada seorang pun yang bisa menolong saya selain Dia.  Saya akan berusaha untuk istiqomah, semakin mendekatkan diri. Saya bukan siap-siapa lagi, tapi akan mnjadi seseorang itu. Saya bisa menulis, membaca, menterjemaah 5 bahasa, menguasai fisika kimia biologi matematika astronomi, saya tidak akan menyia-nyiakan kemampuan saya aga bisa membuat orang lain mulia. Saya mencoba tak iri lagi pada apa yang sudah dipunyai orang lain, karna saya yakin peran saya tugas saya.

Advertisements

Short version

Jadi.., segala hal yang membuatku seutuhnya
Kini kuberikan padamu
I’m yours

Hey, Di dunia ini, ada banyak kebahagiaan kan?
Suatu saat nanti, kita berdua…

Meski orang-orang memanggilmu pembohong..
Meski mereka menyakiti hatimu dengan kata-kata kasar..
Meski dunia ini mencoba tuk tak mempercayaimu
Meski mereka mencoba meletakan mahkota berduri dikepalamu
Aku kan ada disisimu dan menjadi temanmu
Karna aku tahu kesepian dan rasa sakitmu

Suki datta

vectorfunky-nostalgic-piano

Jika kita bertemu lagi
Jika kita bertemu lagi
Bisakah..masihkah..kita menjalaninya seperti sediakala? Kota ini, tempat ini dan orang-orang disini pasti berubah
Seperti yang kau katakan, meskipun seberapa banyak aku membencinya, masih banyak kebaikan dan kebahagian yang menanti, karna itu aku terus mencoba menyukainya
Ah..kau masih sama,tak ada yang berubah, kau begitu polos

Lalu untuk apa aku harus cemburu? Bodoh, apa yang aku pikirkan? Aku sudah melangkah terlalu jauh.. Alasan apa yang harus kubuat agar kau bisa menganggapku pergi menghilang tak pernah ada baik didunia nyata maupun didalam kenanganmu.

Aku tak tahu lagi harus bagaimana? Dan kau juga tak pernah memberitahu aku. Akan kemana aku selanjutnya? Dunia seperti apa aku hidup? Dan siapa selanjutnya yang kan kutemui..
Akan kutemukan sendiri tanpa campur tanganmu maupun orang lain

Tapi bagaimana denganmu..

Aku ingin menyukai tempat ini, sekali saja seumur hidupku
Tapi tetap saja tidak bisa

Bukan karna aku ingin kembali ke tempat aku berasal, aku tak bisa membiarkan dirinya dalam kesusahan menerima ini, bukan karna alasan kasihan, karna itu berarti merendahkan harga diri seseorang. Hei..aku ini sudah menjadi makhluk rendah, kenapa masih saja angkuh, baka… hitam

Selama ini aku sering menyusahkanmu, orang yang pertama kusukai mengatakan hal yang sama kukatakan. Tapi ketika melihat kebenaran aku tak lagi menyukainya, aku juga pernah menyukai orang yang tak boleh aku sukai
Karena keramahanya

Bagiku
Seseorang penting spesial karna aku punya kenangan tentangnya, meski orang itu tak punya lagi kenangan tentangku sekalipun. Bagi orang lain yang tak punya kenangan itu sudah pasti menganggap kenangan itu tak berharga, tak penting …

Selanjutnya, perlahan aku mulai lupa, saat itulah aku mulai kehilangan satu per satu. Juga, kenangan dengan orang-orang baru mulai menindih, karna yang baru lebih bersinar. Sayonara bye bye my friend..

From the tip

Meski kau tahu langit ini begitu luas, Kenapa kau memilih menenggelamkan diri dalam kelamnya laut
Meski kau tahu kebahagian akan terus berganti, kenapa kau terus mencoba meraih yang sudah hilang
Akan berapa banyak lagi bintang bersinar di langit
Tapi yang tak tergantikan tetap tak tergantikan

Berjalan di tepi langit, menuju perbatasan semu
Di kota ini langit bersedih
Tak mungkin bisa melihat, lenyap sebelum menemukanya
Lalu untuk apa berkorban untuk mendapatkanya

Time to go
New rendezvouz will be created
What still remain?
Oshiete..

There is no reason
The answer in yourself
Shiawase no katachi mata kawaru

Abnormal

Tidak proporsional,
Sejak dulu sampai sekarang teru saja dibilang jelek, makin lama makin terbiasa. Akhirnya jadi jelek beneran.
Paling ga suka pas lagi dirundung masalah trus ‘temen’ ngomporin  pake kata bijaknya. Oke, kamu pancen keren, aku kalah, wis seneng?
memang abnormal itu tidak normal, makanya jangan disamain dengan orang normal, pemikiranya sering nglantur, gila, ga jelas, kalau ga begitu kenal pasti langsung nyebut gila
Whueheee..Aku udah gila #efek nonton stein;gate

Paling ga suka dibilang galau, karna bagiku galau itu keaadaan dimana aku ga bisa menyelesaikan soal dgn benar yang harusnya bisa dijawab 2-3 menit <– makin gila

Pliss deh, cewek galau update status ga jelas, melankolis, melow hingga mengarah ke lebay alay dst. Ups..#dihajar cewek sedunia
Cowok(aku) galau? Hahahahahah… Urusan yak’e Buku masih berapa tumpuk, Anime juga masih bergiga-giga Hahaha… Nge-game juga masih banyak kikiki…
Paling ga suka dikecrohin sama cewek/akhwat/putri  yang aku ga ada rasa atau ada rasa, Asal tau aja orang, aku punya cara sendiri cara nyampain seneng ke orang (get inspired Moritaka #Bakuman)
Aku offensive ya!? Biarin.. I don’t care
Pasti ada yang marah, #Kabuuur…
Tersinggung silahkan
Aku ini kan orang jahat, angkuh licik, sombong, kemaki, boros, sak karepe dewe, egois, ngantukan dan juga jarang mandi

Ga normal, sejak dulu,
Gila?
RSJ mana RSJ #GotoRSJ

%d bloggers like this: