Category Archives: Uncategorized

Dari Anime Mahkota Berdosa

Guilty Crown

Inori-Shu: She fought the ugliness inside her and she suffered for it. But when I was hurt making the same mistakes, she gently supported me. She is the one person who was by my side the whole time, believing in me!

Shu-Inori: He suffered, doubted, made mistakes, and he was ashamed of his ugliness. But the reason I love him is… He is human, He is heartbreakingly human.

Credits to: mikirin.tumbl

Advertisements

Berubah!

Apa yang anda pikirkan tentang kata “berubah” ?

Saya: “Henshin”! (hahahah..ditembak pake dominator)

Responden 1: Itu artinya dia udah tak sama dengan yang dulu, mungkin sudah tak lagi punya kesamaan lagi, trus putus (hahaha #gampar)

Responden 2: Berubah demi sesuatu agar jadi lebih baik, pasti!

Responden 3: Menjadi lebih kuat (YUI mode)

Responden 4: Perubahan itu pasti, pilih saya! ( 😮 )

Responen 5 : Sayonara, Ano kotoba wa saigo no kotoba

Responden 6: Akhirnya, ….

Responden 7: Aku tak ingin ini berubah, semua akan baik-baik saja ‘kan?

Responden 8: Aku ingin berubah, demi melindungi orang-orang yang aku sayangi (Ichigo mode)

Responden 9: Yattaaaaaa….

huahhhaahahahahahaha..
YUI bakal berubah? Ga tau lah, Perubahan dari seorang gadis menuju wanita. Dia mulai tampil dengan kedewasaanya. Thankyou, I learned manything from you

Kehilangan

Untuk seseorang yang pernah aku buat menangis. Lewat kata-kata, lewat suara, lewat media yang menghubungkan kita. Yah..saat itu aku kesal, sangat kesal padamu. Aku terus menahanya setiap kali, setiap saat, setiap aku bertemu denganmu. Aku sudah tak mengenalmu lagi, aku sudah tak bisa mempengaruhi keputusanmu kehidupanmu.. Kita udahan…

Masih ingatkah?

Pertama kita luruskan dulu permasalahan diantara kita. Aku tak masalah kalau kehilanganmu, kau menghilang pun aku juga tak peduli. Memangnya sejak awal siapa yang mau peduli orang yang tidak dianggap? Kau sudah mau perhatian dengan orang sepertiku

Aku seharusnya berterimakasih padamu
Atas apa yang telah kau ajarkan paddamu. Atas semua hal yang pernah kau berikan padaku.

Sampai sekarang pun aku tetap menjadi bagian.
Kalau dipikir-pikir, seandainya kau bukan orang itu, tentu aku akan jatuh cinta padamu. Siapa sih yang tidak akan jatuh hati dengan orang paling cantik ditempat ini, pintar dan rajin membantu ortunya, itu kamu kan! Tahun demi tahun aku trus menyimpanya dalam hati dan selamanya aku tak akan mempermasalahkan ini. Aku tahu diri. Terus bersama, hingga hari-hari awal dari kehancuran ikatan kita. Sesak aku menahan itu semua, kacau pikiranku.

Bagaimana orang yang sehebat dirimu pacaran? dan juga punya pacar orang seperti itu?
Bagaimana bodohnya dirimu luluh hanya terayu dengan rayuan manja.

Bukan aku cemburu, aku hanya kesal dan menyesal kenapa? Bodoh!
Kau bukan hanya melanggar satu larangan, tapi banyak. Aku sudah berulang kali memintamu untuk putus denganya, kau bilang ‘iya’, nyatanya? Mou ii no… Kau bahkan sudah tak mau mendengar orang-orang dekatmu. Ada apa? Doushitara? Baiklah, silahkan..

hingga semua telah terjadi, dan pada akhirnya siapa yang harus bertanggung jawab? Kita semua menyesal, aku bahkan tak bisa melindungi orang yang ingin kucintai. Sudahlah…Mari kita akhiri, dan mulai dari awal lagi, itupun kau mungkin sudah pergi dari tempat itu.

Ada

Dia mungkin menjalaninya sendiri saat kami peri bersama-sama. Hari-hari yang kami lewati tidak sama dengan yag dia jalani. Mungkin menyenangkan kalau ia bergabung dengan kami. Kesendirianya, ia terus saja membuat batas-batas dan jurang pemisah yang panjang.

Hingga saat ini sampai di hari kelulusan pun, aku masih belum bisa menggapai dirinya, memasuki kehidupanya. Apa yang ia jalani adalah kenyataan kalau dia adalah seorang diri. Kalau saja sejak awal aku memberanikan mengenal lebih jauh tentangnya, mungkin…

Yang kukagumi darinya adalah ia hampir tak punya emosi, seolah jiwanya telah mati. Ia seperti robot yang hanya menerima perintah, begitu tenang. Padahal setelah aku tahu semuanya…apa yang kupikirkan berbeda jauh..

Harapanya
Impianya
Semangatnya
Berapa lama aku bisa menyimpanya? Sampai kemana? akan kemana lagi aku bisa membawanya?

Untuk setiap ucapan maaf & terimakasih yang tak pernah terucap
Tetap saja, bagaimana aku bisa menerima ini semua?
Bagaimana aku harus membalasnya?
Aku tdk kan pernah bisa

Aku punya keinginan lain sekarang, kalau aku katakan padamu, aku takut kau akhirnya bersedih dan kehilangan. Pada akhirnya akukeilangan keberanian untuk menyampaikanya.
Kalau saja aku bisa lebih jujur, pasti salah satu dari kita akan mengalah. Itu pasti kau bukan? Itu yang tidak aku sukai darimu.
Nee..Okasan, wakarimasu ka?

Huhuhu…

Roti kacang merah
Apa kau menyukai sekolah ini?
Aku sangat, sangat menyukainya

Tapi tidak ada hal yang tidak akan berubah
Hal menyenangkan… Hal menyedihkan…
Semuanya..Semuanya tidak mungkin tetap tidak berubah

Biarpun begitu, apa kamu bisa terus mencintai tempat ini?

Temukan saja
Temukan saja hal-hal menyenangkan dan membahagiakan yang baru

Ayo!!

(First and Last dialog CLANNAD) T.T

Mungkin pada awalnya tertarik karna banyak moe juga genre harem (haha).. Tapi setelah menyelesaikan semua, pesannya adalah betapa pentingnya mencintai seseorang yang kita cintai sepenuh hati. Meskipun bagaimana kondisi orang tersebut. Selain itu juga betapa besarnya kasih sayang orang tua kepada anaknya, yang bahkan hampir tidak mungkin kita membalas semua jasa-jasanya. Meskipun orangtua memberikan kesan perilaku buruk terhadap kita, namun dalam hatinya ia tetap berfikir untuk memberikan segalanya yang terbaik untuk kita, tanpa memikirkan dirinya sendiri.

%d bloggers like this: