Blog Archives

Kita dipertemukan oleh sebuah cita-cita

Kita dipertemukan oleh sebuah cita-cita
“Menjadi Ibu yang melahirkan Mujahid-mujahid tangguh”
………….

Lalu, bagaimana bila kita mulai membekali cita-cita kita itu Sist, SEKARANG ??
“Aduh,..jangan sekarang,ya. Aku lagi sibuk Kuliah. Please. Kamu ngerti kan ?”

Hey ! selamat untuk kelulusanmu ! berarti bisa kita mulai sekarang ?
“Tebak! aku mau Nikah lho. Persiapan pasti  banyak banget. Nanti saja, gimana ?! eh, kamu harus bantu aku lho yaa.”

Alhamdulillah, sudah jadi istri nih ! jadi, kapan kita mulai ?
“Ah, kamu ini kayak gak tahu aja. Aku kan masih pengantin Baru. Beberapa minggu lagi deh. Gak papa kan ya. Janji deh.”

Wah yang pengantin Baru, ‘sumringah’ banget wajahmu. Kapan nih kita Start ?
“Kalo nanti habis aku pulang bulan Madu, gimana..?”

Sekarang,..Bisa..?
“Emm, Aku lagi hamil nih. ‘sebah’ banget bawaannya. Mual2. “Wueekk..!!“…”

Subhanallah, Jundi kecilmu lucu sekali. Hemm, kapan nih umminya mau mengkaji ?
“Aduh, baru melahirkan begini ditanya soal ngaji. Repot lho. Nanti deh yaa.”

Sekarang sudah ada waktu, Sister?
“Gimana,ya..Anakku masih kecil. Kasian banget kalo ditinggal-tinggal. Nanti tunggu anakku besaran dikit, ya.. ”

Nggak kerasa Jundimu sudah sekolah ya. Inget nggak nih dengan janjimu dulu..?
“Aku mau banget, lho. Bener deh. Tapi semenjak sekolah, Sidik butuh banyak perhatian. Maklum,sidik kan masih butuh banyak bimbingan aku. ”

Akhirnya, Sidik Lulus juga. IP nya keren lagi. Kayak umminya, nih. Brilliant.
Jadi, kita mulai sekarang, ya…
“Duh, kok pas banget ya.. Si Sidik mau nikah. Aku mesti nyiap-nyiapin,Sist !. ”

Emm. Insya ALLAH belum telat lho kalo kamu mau mulai mengkaji islam sekarang,sist.
Iya, aku tahu, kok. Tapi ini lho, cucuku sekarang dititipin ke aku. Sidik dan istrinya kan sibuk harus kerja. Piye, dong..?  ”

 

 

Sambil memperhatikan kerutan ditanganku dan tanganmu yang terkikis oleh usia, aku menangis mengingat entah kapan batas waktu kita di dunia.

Dan isak ini bertambah deras.

Ketika mengingat cita-cita kita.

Namun, dalam perjalanannya ada sesuatu yang  terlupakan.

Bahwa,…. Bagaimana mungkin seorang Mujahid terlahir dari seorang Ibu
Yang BUKAN ‘Pejuang’

 

Su.Ta.Ri
(kenangan yg kukemas dr seorang ‘syahidah’ yg syahwatnya hanya utk Surga)

 

Sumber: Openmind Minimagz Pinkan

Majalah Openmind minimagz

Dulu..waktu jaman bapak kecil, terumbu karang disini ikanya banyak..lho! 😮 . Udah, langsung masuk topik aja, dulu majalah openmind minimagz saya sering baca sekarang saya udh kehilangan distro ya udah cuma jadi kenangan aja. Bagi yang mau nostalgia ini saya sediakan link majalah tersebut, ok langsung aja

*Update: link pada mampus,  salahkan saya yang too lazy, silakan untuk download Openmind minimagz 1-10 n pinkant

 

openmind-edisi-01-06

 openmind_edisi_07

openmind_edisi_08

dasfsfOpenmind minimagz edisi 9

fOpenmind minimagz edisi10

cOpenmind minimagz edisi11

openmind_edisi_13

Openmind minimagz edisi 15

Pinkant

Dan yang paling terakhir ku punya cuma tinggal ini 😦 Openmind lainya entah pada kemana, 😦 😦

Dulu..ini softfile dapatnya dari blogya kang Rizki Saputro, ane cuma reupload doank.. hayooo siapa yg punya versi softfile bagi-bagi dunk!

%d bloggers like this: