Category Archives: Islamic

My Love

5 Perbedaan Cinta dan Nafsu

Bismillah …

1. Cinta itu membahagiakan, Nafsu itu membahayakan …
Cinta yang sebenarnya selalu menunjukkan jalan atau arah menuju kebahagiaan bagi orang-orang yang menjalaninya. Seorang pecinta yang sudah menemukan dan memahami makna cinta sejati dalam dirinya akan berada pada kondisi yang membahagiakan.
Sebaliknya, orang-orang yang terkecoh dengan nafsu dan menganggap nafsu adalah cinta akan berada dalam kondisi yang membahayakan. Kita tidak bisa memungkiri, di mana ada kebaikan, di situlah setan menggoda manusia agar terjerumus ke dalam keburukan.
Cinta dan nafsu seperti dua sisi dari mata uang yang sama. Cinta adalah sisi positif, nafsu adalah sisi negatif dan uang itu adalah hubungan.
Seseorang yang mencintai pasangannya dengan sebenar-benarnya cinta akan mengarahkan hubungannya menuju kebahagiaan sejati dengan cara menjaga dan menyayangi pasangannya. Tanpa bermaksud untuk merusak dan menyakiti.
Lain halnya dengan orang-orang yang menjalin hubungan dengan landasan nafsu, mereka akan membawa hubungannya kearah kebahagiaan yang semu dan hanya berorientasi pada fisik, dalam hal ini sex. Yang justru akan menjerumuskan mereka ke dalam situasi yang membahayakan.

2. Cinta bikin kita ketawa, Nafsu bikin kita kecewa …
Kalau diibaratkan hubungan seperti sawah, maka cinta adalah padi dan nafsu adalah rumput liar. Nah, ketika ketika seseorang menanam padi (cinta) di sawah (hubungan) maka secara otomatis akan tumbuh juga rumput liar (nafsu).
Kalau orang itu sudah mengetahui dan memahami apa itu padi (apa itu cinta), maka dia akan segera memangkas rumput liar itu (nafsu) yang tumbuh di sawahnya (hubungan). Ketika tiba masa panen, orang ini akan menuai hasil sawahnya (hubungan) yang ditanami padi (cinta) itu tadi berupa buah padi (kebahagiaan).
Lain dengan orang-orang yang terkecoh yang menyangka rumput liar (nafsu) sebagai padi (cinta). Mereka akan memelihara rumput liar (nafsu) dan tanaman padinya (cinta) akan mati. Pada saat panen, tentu yang mereka dapat hanyalah sekarung rumput liar (nafsu) yang tidak enak dimakan (kekecewaan).

3. Cinta selalu ingin memberi, Nafsu hanya ingin diberi …
Saya rasa maksud dari poin ketiga ini sudah jelas. Cinta adalah memberi. Ketika seseorang menjalin hubungan atas dasar cinta maka hal pertama yang dilakukannya adalah memberikan yang terbaik kepada pasangannya, bukan ingin diberi
. Logikanya, kalau kita dan pasangan sama-sama ingin memberi (kita ingin memberi kepada pasangan dan pasangan ingin memberi kepada kita) secara otomatis keduanya akan menerima.
Tapi kalau kita dan pasangannya inginnya diberi (pasangan ingin diberi dan kita juga ingin diberi) lalu siapa yang akan memberi..? Pada akhirnya yang terjadi justru tidak ada yang akan diberi karena tidak ada yang ingin memberi.

4. Cinta ingin menyayangi, Nafsu ingin menggerayangi …
Bagaimana cara kamu memperlakukan pasanganmu?
Dan bagaimana cara pasanganmu memperlakukan kamu?
Ini adalah cara termudah untuk membedakan mana cinta, mana nafsu ..?! ..
Landasan seseorang dalam menjalin hubungan akan sangat menentukan pada bagaimana cara orang tersebut memperlakukan pasangannya.
Orang yang menjalin hubungan dengan landasan cinta akan senantiasa memperlakukan pasangannya dengan cara-cara yang baik. Menjaga, menyayangi, memperhatikan dan selalu memberikan yang terbaik.
Sebaliknya orang orang yang menjalin hubungan karena nafsu cenderung memperlakukan pasangan ke arah fisik. Setiap kali bertemu, inginnya menciumi dan diciumi, setiap kali berdua inginnya dipeluk dan memeluk, digerayangi dan menggerayangi, dan yang lebih parah lagi kalau sampai kearah hubungan sex. (bagi yg sedang berpacaran)

5. Cinta yang terbaik, Nafsu yang terbalik …
Cinta selalu berusaha untuk menjadi yang terbaik, berusaha memberikan yang terbaik untuk pasangan dan selalu memperlakukan pasangan dengan cara-cara yang baik.
Bagaimana dengan nafsu..? Sebaliknya, nafsu selalu ingin diberi dan cenderung memperlakukan pasangan ke arah yang menyesatkan ..
Bersyukurlah dan bertaubat selalu… Amiiinn …
keep smile ..
keep spirit ..
keep istiqomah all day ..
.. insya Allah ..
Wabillahi Taufik Wal Hidayah, …

Salam Terkasih ..
Dari Sahabat Untuk Sahabat …

… Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci …

#BERSIHKAN HATI MENUJU RIDHA ILAHI#

Sumber

Advertisements

Jadwal Ramadhan (1433 H)


Bentar lagi Ramadhan 1433 H. Yups, persiapkan dari sekarang… Kemarin Berkunjung ke blognya pak Ar guru fisika nemuin kayak gini

Wuiih..canggih.. Bisa diubah sudut, kota dan lain-lain. Aplikasinya dalam bentuk Microsoft Excel berupa Sampel Jadwal Imsakiyah 1433 H. Kalau penentuan Ramadhan-nya sih masih nunggu hilal & keputusan pemerintah. Tapi, Insya Alloh File ini bisa membantu. Yang mau unduh klik disini imsakiyah-jadwal_ramadhan_pakarfisika-kriteria-versi2012

Nah itu udah dapat Jadwal Imsakiyahnya, sekarang yang lebih penting ne, Yaitu Ramadhan mau ke mana? Lhoh!! 😮 OK. Maksudnya mau diisi apa (diisi mentega kali), Maksudnya diisi dengan kesibukan beribadah donk!
Untuk itu, ne ada silahkan diunduh disini.
File yang ini isinya Jadwal Aktivitas dan Ibadah sehari-hari selama bulan Ramadhan> Terdiri 3 file untuk umum (laki), wanita haid dan Ibu rumah tangga. Silahkan diedit terlebih dulu dan disesuaikan.
Nah, untuk evaluasinya silahkan unduh yang ini juga. Tools excel satu ini digunakan untuk target kita selama bulan Ramadhan. saya ambil dari web http://sdm-iptek.org/web/. Target dari baca qur’an, sholat sunah, dilengkapi grafik dll. (males ngetik mending langsung aja biar kesanya talk less do more gitu, he he he…) 🙂

Ayo semangat bulan puasa. 🙂 Meski sesibuk apa pun, ini adalah bulan mulia. Boleh jadi ini Ramadhan terakhir kita
Hidup ini memang berat, kang Revan. Boku wa anata ga Shinjite iru. Zutto itsumo anata issho ni. Boku-tachi wa hitori janai!!!
#NP:YUI-fight

Saya ini sedang Futur

Saya ini sedang futur…
Terbukti dengan ogah-ogahan datang kepengajian tiap pekan
Dengan alasan klasik.
Kuliahlah.., laporanlah.., lelahlah.., sibuklah.., inilah.., itulah…

Saya ini sedang futur…
Lihat penampilan saya yang banyak berubah
Tak lagi pandai menjaga pandangan
Seringnya cari sasaran.

Saya ini sedang futur…
Jarang baca buku tentang islam lagi demennya baca koran
Dulu tilawah nggak pernah ketinggalan
Sekarang satu lembar udah lumayan
Tilawah tidak lagi berkesan, nonton televisi ketagihan

Saya ini sedang futur…
Walau takut akan adzab
Tak pernah sekalipun terisak, malah sering terbahak

Saya ini sedang futur…
Mulai malas sholat malam, jarang bertafakur…
Ba’da shubuh..kanan kiri salam, lantas kembali mendengkur
Alias tidur…
Apalagi waktu libur sampai menjelang dzuhur

Saya ini sedang futur…
Malas berdoa, Inginnya pasrah tanpa usaha

Saya ini sedang futur…
Lihat perut saya buncit
Karena JunkFood dan Pangsit
Kalau infak sedikit dan mulai pelit
Apalagi shoum sunnah perut rasanya begah

Saya ini sedang futur…
Sibuk ngurusin kerjaan, Ogah nanganin binaan (baca: halaqah)

Saya ini sedang futur…
Tak lagi pandai bersyukur

Saya ini lagi bingung
Senang disanjung dikritik murung

Saya ini sedang futur…
Malas ngurusin da’wah

Rajinnya bikin Ortu marah
Sedikit sekali muhasabah, seringnya ngegibah

Ya…memang saya sedang futur?!!
Mengapa saya futur???
Mengapa tidak ada seorang ikhwah pun yang menegur dan menghibur???
Mengapa batas-batas ini sudah mulai kendur???
Kepura-puraan, basa-basi, dan kekakuan makin subur…
Kenapa diantara kita sudah tidak jujur???
Kenapa diantara kita hanya pandai bertutur???

Ya Allah…berikan hambamu ini pelipur
Agar saya tidak semakin futur
Apalagi sampai tersungkur….

“(Futur adalah suatu aib diri dimana melemahnya iman dan semangat dalam melaksanakan ketaatan, Baik berupa hak Allah maupun hak asasi manusia setelah sebelumnya ia melaksanakan dengan semangat. Lebih buruk lagi kalau ia tidak lagi mengetahui kefuturannya dan jauh lebih buruk lagi…bila dalam keadaan futur ia malah merasa sedang bersemangat)”

Nabi Muhammad ~Sholallahu ‘alaihi wasalam~ bersabda: “Setiap ‘amal itu ada masa semangatnya, dan pada setiap masa semangat itu ada masa futur (bosan). Barang siapa yang ketika futur tetap berpegang kepada sunnahku, maka sesungguhnya ia telah memperoleh petunjuk dan barang siapa ketika futur berpegang kepada selain sunnahku, maka sesungguhnya ia telah tersesat.” (H.R al-Bazar).
-Dari Berbagai sumber (alias lupa…)

Sepucuk Surat Untuk Sahabatku

Bismillahirrahmanirrahim…

Wahai sahabatku,,
Ijinkan kutulis sepucuk surat untukmu..
Bila terlukis kesedihan dalam telaga hatimu…
Karena impian yg msh jauh dari genggaman…
Maka jangan kau hapus impian itu…
Karena ia adalah perajut serat kekuatan hatimu..

Wahai sahabatku,,
Pernahkah engkau mendengar…
Allah tidak pernah menjanjikan pelayaran yg indah…
Tapi Dia merencanakan pelabuhan yg teduh bagi hambaNya yg sabar dlm mengarungi perjalanan hidup…
Sebagai tempat indah dari nikmatNya yg luar biasa..

Wahai sahabatku,,
Tatkala kau hadirkan impian dlm hidupmu…
Maka selamilah impian tsb hingga usai…
Jangan khawatir dg kegagalan yg slalu dtg tiba2…
Karena Allah menilai usaha setiap manusia..
Bukalah jendela hatimu kala rembulan menyinari alam semesta…
Jangan biarkan ada tempat2 gelap dlm hidupmu…
Hingga kecintaanmu laksana mutiara di lautan…
Indah merona dg kilauan cahayanya yg menawan..

Wahai sahabatku,,
Cukuplah Allah yg menilai setiap usaha kita…
Sehingga tanpa sadar setiap kegagalan mjd teguran atas kemalasan kita…
Biarlah Allah yg memelihara ketekunan kita…
Karena perhatian manusia terkadang menghanyutkan keikhlasan kita..

Wahai sahabatku,,
Tatkala usahamu tak dihargai orang lain… Dari situlah arti kehidupan sgt berarti…
Sampaikanlah doa dan usaha kpd Sang Penguasa…
Dan biarkan Allah yg menghargai jerih payah kita..
Insya Allah, air mata kan berubah jadi nikmat yg luar biasa..

Wahai sahabatku,,
Tiada duka yg abadi di dunia ini…
Segala sesuatu kan indah pada waktunya…
Tidakkah engkau lihat saat malam puas dg gelap gulitanya…
Mentari menyingsing dg cahaya indahnya,,
Tidakkah engkau lihat saat kabut hadir dg gelap dan dinginnya…
Mentari datang dg cahaya nan hangatnya??

Sahabat,..
Jangan larut dalam kesedihan…
Ingatlah Allah tidak pernah meninggalkanmu…
Kesedihan, kegundahan adalah cara Allah melatih dirimu agar selalu bersabar… Allah mengetahui batas kemampuanmu dalam memikul beban…
Maka yakinlah derita yg kamu rasakan saat ini sesungguhnya mampu kamu pikul…
Berserahdirilah kepada Allah… karena hanya Ia tempat kita berlindung…. Apapun deritamu, tetaplah hadapi dengan tersenyum.

 

Do’a dikala ragu akan dirinya

Bagi yang sedang bimbang oleh sang kekasih, nih ada do’a yang bagus untuk diamalkan. Selamat Mengamalkan ya…. 🙂

Ya Allah…
Seandainya telah Engkau catatkan
dia akan mejadi teman menapaki hidup
Satukanlah hatinya dengan hatiku
Titipkanlah kebahagiaan diantara kami
Agar kemesraan itu abadi
Dan ya Allah… ya Tuhanku yang Maha Mengasihi
Seiringkanlah kami melayari hidup ini
Ke tepian yang sejahtera dan abadi

Tetapi ya Allah…
Seandainya telah Engkau takdirkan…
…Dia bukan milikku
Bawalah ia jauh dari pandanganku
Luputkanlah ia dari ingatanku
Ambillah kebahagiaan ketika dia ada disisiku

Dan peliharalah aku dari kekecewaan
Serta ya Allah ya Tuhanku yang Maha Mengerti…
Berikanlah aku kekuatan
Melontar bayangannya jauh ke dada langit
Hilang bersama senja nan merah
Agarku bisa berbahagia walaupun tanpa bersama dengannya

Dan ya Allah yang tercinta…
Gantikanlah yang telah hilang
Tumbuhkanlah kembali yang telah patah
Walaupun tidak sama dengan dirinya….

Ya Allah ya Tuhanku…
Pasrahkanlah aku dengan takdirMu
Sesungguhnya apa yang telah Engkau takdirkan
Adalah yang terbaik buatku
Karena Engkau Maha Mengetahui
Segala yang terbaik buat hambaMu ini

Ya Allah…
Cukuplah Engkau saja yang menjadi pemeliharaku
Di dunia dan di akhirat
Dengarlah rintihan dari hambaMu yang daif ini

—————————————-
Jangan Engkau biarkan aku sendirian
Di dunia ini maupun di akhirat
—————————————-

Menjuruskan aku ke arah kemaksiatan dan kemungkaran
Maka kurniakanlah aku seorang pasangan yang beriman
Supaya aku dan dia dapat membina kesejahteraan hidup
Ke jalan yang Engkau ridhai
Dan kurniakanlah padaku keturunan yang soleh

Amin… Ya Rabbal ‘Alamin

 

Sumber : http://www.dudung.net

%d bloggers like this: